Sejarah Pramuka Indonesia

6 03 2008

A. Pendahuluan

                Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah perkembangan Kepramukaan di Indonesia.

B. Sejarah Singkat Gerakan Pramuka

                Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

                Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).

                Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan.

                Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.

                Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA.

                Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai satu-satunya organisasi kepanduan.

                Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia)

Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).

                Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi membuat Perkindo masih lemah. Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang terdapat di negara komunis. Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.

                Di dalam Keppres ini gerakan pramuka oleh pemerintah ditetapkan sebagai satu-satunya badan di wilayah Indonesia yang diperkenankan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, sehingga organisasi lain yang menyerupai dan sama sifatnya dengan gerakan pramuka dilarang keberadaannya.

C. Perkembangan Gerakan Pramuka

                Ketentuan dalam Anggaran Dasar gerakan pramuka tentang prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya seperti tersebut di atas ternyata banyak membawa perubahan sehingga pramuka mampu mengembangkan kegiatannya. Gerakan pramuka ternyata lebih kuat organisasinya dan cepat berkembang dari kota ke desa.

                Kemajuan Gerakan Pramuka akibat dari sistem Majelis Pembimbing yang dijalankan di tiap tingkat, dari tingkat Nasional sampai tingkat Gugus Depan. Mengingat kira-kira 80 % penduduk Indonesia tinggal di pedesaan dan 75 % adalah petani maka tahun 1961 Kwarnas Gerakan Pramuka menganjurkan supaya para pramuka mengadakan kegiatan di bidang pembangunan desa. Pelaksanaan anjuran ini terutama di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat menarik perhatian Pimpinan Masyarakat. Maka tahun 1966 Menteri Pertanian dan Ketua Kwartir Nasional mengeluarkan instruksi bersama pembentukan Satuan Karya Taruna Bumi. Kemudian diikuti munculnya saka Bhayangkara, Dirgantara dan Bahari. Untuk menghadapi problema sosial yang muncul maka pada tahun 1970 menteri Transmigrasi dan Koperasi bersama dengan Ka Kwarnas mengeluarkan instruksi bersama tentang partisipasi gerakan pramuka di dalam penyelenggaraan transmigrasi dan koperasi. Kemudian perkembangan gerakan pramuka dilanjutkan dengan berbagai kerjasama untuk peningkatan kegiatan dan pembangunan bangsa dengan berbagai instansi terkait.      





Pesta Siaga 2008

6 03 2008

psiaga08.gif

Pesta Siaga yang digelar Kwartir Cabang Kota Semarang minggu lalu ( 2 Maret 2008 ) berlangsung semarak dan meriah. Pesta Siaga yang adalah Pesta kegiatannya anak anak siaga tersebut menampilkan berbagai macam kegiatan antara lain : kepribadian, bakti masyarakat, jembatan goyang, PBB, seni budaya, bermain peran, yel-yel, dan lain-lain.

Dalam Kesempatan tersebut, Yahda Drs. Abu Syairi selaku Pembina Upacara mengajak anak anak siaga agar tetap disiplin dan rajin belajar, serta mengikuti kegiatan pesta siaga dengan semangat dan bergembira.

Adapun hasil penilaian barung tergiat dalam Pesta Siaga Tahun 2008 adalah secara urut sebagai berikut :

Untuk Putra, Tergiat I, II, III serta Harapan I, II dan III : SD Perumnas Krapyak, SD Pudak Payung 03, SD Muhammadiyah 05 dan SD Srondol 01, SD Ngadirgo 3, SD Gebang Sari 03.

Kemudian untuk Putri, Tergiat I, II, III serta Harapan I, II dan III adalah : SD Siliwangi, SD Perumnas Krapyak, SD Sompok, dan SD Gebangsari 3, SD Pudak Payung 03, SD Gebangsari 3.

Selain mendapatkan tropy barung tergiat, setiap anggota barung tersebut juga dibagikan voucher kursus dan belajar bahasa Inggris dengan biaya ringan.

Selanjutnya bagi barung Tergiat I dan II putra maupun Putri berhak mewakili Pramuka Kota Semarang di Pesta Siaga tingkat Binwil ( Karesidenan) pada tanggal 16 Maret 2008 di Kabupaten Grobogan.

Kegiatan Pesta Siaga tahun 2008, diakhiri dan ditutup dengan kegiatan karnaval yakni seluruh peserta Pesta Siaga mengenakan aneka atribut dan pakaian budaya Se Indonesia.





Kakak Butuh Sesuatu … ?

5 03 2008

Salam Pramuka !

Bagi kakak-kakak yang membutuhkan hasil Musara 2007 dapat mengirimkan alamat email, caranya mengisi komentar dengan alamat email kakak.

Oya, bukan hanya hasil musara lho, juga berbagai keperluan lainnya.Tapi, yang berhubungan dengan Racana Wijaya hanya untuk anggota saja ya.

Untuk mendapatkan download berbagai materi kepramukaan , kakak juga dapat mengunjungi blog Kak Rendi di Link Kerja Sama yang ada di sebelah kiri.

Terima kasih atas atensi nya.

Salam Pramuka !





Pengumuman … !

13 02 2008

Salam Pramuka….!

Untuk mendukung publikasi dan percepatan media informasi, maka kami berharap agar seluruh Guguslatih memiliki alamat friendster atau blog masing-masing agar dapat diakses melalui Web Site UKM Pramuka Racana Wijaya.

Alamat friendster atau blog dari masing-masing Guguslatih dapat kakak kirim melalui klik “tidak ada komentar” di bawah ini, atau via SMS ke nomor 085290897408.

Terima Kasih atas Perhatiannya.

Iklas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana.

Salam Pramuka….!





Pelantikan Dewan Racana Wijaya 2008

28 01 2008

Dewan Kehormatan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111

Ketua :

Ketua Dewan Racana Wijaya Gudep Kota Semarang 14.111

Moh. Nur Kholis FIK

Anggota :

Karzuni FBS

Khasan Setiaji FE

Amidi FMIPA

Dewan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111

1. Pengurus Harian

Ketua : Moh. Nur Kholis FIK

Sekretaris : Yusuf Aji Sukmaningrat FE

Biro Rumah Tangga : Galih Dwi P FIK

Bendahara : Sodikin FBS

Pemangku Adat : Karzuni FBS

2. Pengurus Bidang

Bidang Pendidikan, Latihan, dan Teknik Kepramukaan

Koordinator : Ahmad Mujib FE

Anggota : Ade Putra FIK

Badan Semi Otonom : Ahmad Fahimurridlo FBS

M Imam Santosa FT

Bidang Hubungan Masyarakat dan Kerjasama

Koordinator : Muh. Rendi Muhindo FMIPA

Anggota : Bayu Arko Anggoro FBS

Bidang Evaluasi, Penelitian, dan Pengembangan

Koordinator : Ageng Rikhmawan FT

Anggota : Verly Zuli Prasetyo FMIPA

Bidang Sosial dan Budaya

Koordinator : Rizky Pututri FIK

Anggota :

Ahmad Yanuar Ashar FIS

M. Musa FE

Dewan Kehormatan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.112

Ketua :

Ketua Dewan Racana Wijaya Gudep Kota Semarang 14.112

Heti Nuraeni FBS

Anggota :

Purnawiyati Asidha FBS

Hari Putri FE

Dewan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111

1. Pengurus Harian

Ketua : Heti Nuraeni FBS

Sekretaris : Tetes Sri L FIS

Biro Rumah Tangga : Lily Widiyanti FMIPA

Bendahara : Iswatun Khasanah FBS

Pemangku Adat : Septi Wijayanti FBS

2. Pengurus Bidang

Bidang Pendidikan, Latihan, dan Teknik Kepramukaan

Koordinator : Yheni Tunggal MA FBS

Anggota : Ibtidaurrohmah FBS

Bidang Hubungan Masyarakat dan Kerjasama

Koordinator : Siti Ruchayati FMIPA

Anggota :

Salim F FIS

Nurul Fitriana FIS

Bidang Evaluasi, Penelitian, dan Pengembangan

Koordinator : Gayarti Setyana Putri FMIPA

Anggota :

Sri Mulyaningsih FIS

Anik FIP

Bidang Sosial dan Budaya

Koordinator : Nurul Hidayah FE

Anggota :

Astuti FBS

Desi FIP

Pelantikan Dewan Racana Wijaya 2008








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.